Daging Kurban

Daging Kurban

Menerima bagian daging kurban, dianggap sudah biasa. Dan itu menjadi hak masing-masing. Yang menjadi pertanyaan, mengapa diri ini seringkali menunggu dikasih sebungkus daging itu pada saat Idul Qurban? Bukankah akan lebih menggembirakan apabila sebungkus daging bagian kita, kemudian kita berikan lagi kepada tetangga yang lebih membutuhkannya.

“Orang mampu” memakan daging kurban yang diberikan oleh panitia kurban itu biasa. Tapi memberikannya lagi kepada orang lain yang lebih membutuhkan itu luar biasa. Memberikannya kepada orang lain tidak harus semua, sebagian juga itu sudah langkah maju, contoh kita menerima dua bungkus daging kurban, kita makan satu bungkus, yang satu bungkus lagi kita berikan kepada orang lain. Semoga menjadi bahan perenungan kita!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s