E-GOVERNMENT UNTUK MEMBANGUN INFRASTRUKTUR PENGETAHUAN DI KOREA SELATAN

E-GOVERNMENT UNTUK MEMBANGUN INFRASTRUKTUR PENGETAHUAN DI KOREA SELATAN

Penerjemah: Komarudin Tasdik

Sumber: Sang-Chul Park. 2007. E-Government for Building the Knowledge Infrastructure in South Korea. Idea Group Inc.

Gerbang perkembangan pembangunan e-government di Korea Selatan terdiri atas tiga tahapan. Tahap pertama e-government dimulai tahun 1986, ketika pemerintah melewati Act on Promotion of Information and Communication Network Utilization and Information Protection. Pada dasar legal support ini, proyek National Basic Information System (NBIS) telah diimplementasikan pertama kali. Di kemudian hari, proyek Korea Information Infrastructure diprakarsai dengan trend membangun superhighways informasi di negara-negara maju, yang dimulai di A.S. pada pertengahan tahun 1990.

Pada tahap kedua, pemerintah membuat Framework Act for Informatization Promotion and the National Framework Plan for Informatization Promotion. Tindakan dan perencanaan ini telah tetapkan pada tahun 1995. Pada basis pelaksanaan yang legal, pemerintah mulai menyediakan layanan informatisasi seperti paten, cukai, dan lelang. Hasilnya, layanan-layan itu terlibat ke full-scale e-government hingga akhir 1990. Lebih jauh lagi, pemerintah menunjuk chief information officer (CIO) pada tahun 1998 dan terus direvisi oleh National Framework Plan for Informatization Promotion to Cyber Korea 21 tahun 1999 (National Computerization Agency, 2002).

Tahap akhir adalah ongoing process (proses yang sedang berjalan) yang dimulai tahun 2001.Pemerintah telah mendirikan Special Committee (komisi khusus) untuk e-government bulan Januari2001 untuk mengakselerasi upayanya untuk mengimplementasikan e-government dengan kekuatan yang maksimal. Para anggota komisi khusus adalah para ahli dari sektor swasta dan para utusan lembaga-lembaga terkait. Komisi khusus itu berada di bawah kepresidenan dan terus mendukung dan memonitor inisiatif-inisiatif kunci (Knowledge-Based e-Government Research Center, 2003) (lihat Tabel 1). Inisiatif-inisiatif kunci terdiri atas tiga jenis dan 11 inisiatif. Sebelas inisiatif pembayaran gaji tinggi ini telah diimplementasikan dan berada dalam layanan sejak November 2002 (lihat Tabel 2).

Tabel 1. Gerbang perkembangan pembangunan e-government (Saduran penulis berdasarkan Knowledge-Based E-Government Research Center)

Tahap dan Periode Framework Utama
Tahap 1 (pertengahan 1980-pertengahan 1990) National Basic Information System, Korea Information Infrastructure
Tahap 2 (pertengahan 1990-akhir 1990) Framework Act for Informatization Promotion, National Framework Plan for Informatization Promotion, Cyber Korea 21
Tahap 3 (2001-   ) Special Committee for e-government, Five-year Informatization Promotion Plan

Tabel 2. Inisiatif-Inisiatif kunci e-government (Knowledge-Based E-Government Research Center, E-Government in Korea, 2003)

Jenis Inisiatif
Inovasi layanan untuk masyarakat dan bisnis
  1. Single window e-government (G4C)
  2. Social insurance service portal
  3. Home tax service
  4. National e-procurement service (G2B)
Peningkatan efisiensi administratif
  1. National financial information system
  2. National education information system
  3. Local government information
  4. Personnel policy support system
  5. E-approval and e-document exchange
Mendirikan infrastruktur untuk e-government
  1. E-signature and e-seal
  2. Phased implementation of a government-integrated computer system (BPR/ISP)

Setelah 11 inisiatif utama itu, pemerintah berencana untuk menjalankan inisiatif lain yang dinamai Beyond e-Government, yang berkontribusi untuk menyediakan range besar kebutuhan masyarakat dan berbagai layanan-layanan bernilai tambah. Sebagai bagian dari inisiasi ini, pemerintah telah mengeluarkan perencanaan promosi informatisasi lima tahun, e-Korea VISION 2006, bulan April 2002. Perencanaan ini fokus pada perbaikan kualitatif daripada ekspansi kuantitatif, dan tujuannya adalah menjadi leading nation di negara sendiri malahan leading nation untuk negara lain di waktu yang akan datang. E-government, yang menyajikan layanan-layanan online pilihan dan administrasi terbuka, diperluas sebagai strategi inti yang mengeliminasi proses-proses redundansi dan overlap seperti pekerjaan tulis menulis yang tidak dibutuhkan.

VISI-VISI E-GOVERNMENT SEBAGAI STRATEGI-STRATEGI UNTUK DAYA SAING NASIONAL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s