E-Government di Shanghai

E-Government di Shanghai
Penerjemah: Komarudin Tasdik

Sumber: Youwen Chen, Rong Yan. 2007. E-Government in Shanghai. Idea Group. Hlm. 536-537
(Posting Updated)
Di China, e-government masih berada pada tahap awal. Contohnya, Shanghai merupakan pemerintah lokal pertama yang membangun web portal pemerintah, untuk menyajikan layanan-layanan online dan membuat aturan-aturan legal tentang informasi publik yang terbuka.
Negara-negara eropa mengusung e-government sebagai cara untuk merealisasikan e-democracy. Sedangkan Shanghai fokus pada TI yang mengarah pada layanan-layanan publik yang lebih efektif dan efisien.
Definisi e-government di China menurut World Bank:
E-government berkaitan dengan penggunaannya oleh lembaga teknologi informasi pemerintah (seperti Wide Area Network, Internet, dan mobile computing) yang memiliki kemampuan untuk mentransformasikan relasi dengan masyarakat, bisnis, dan lembaga pemerintah. Teknologi-teknologi ini dapat melayani berbagai kebutuhan yang berbeda: pelaksanaan layanan untuk masyarakat dengan lebih baik, memperbaiki interaksi dengan bisnis dan industri, masyarakat dapat mengakses informasi, atau manajemen pemerintah dengan lebih efisien. Manfaat yang dihasilkan dapat mengurangi korupsi, meningkatkan tranparansi, lebih menyenangkan, meningkatkan pendapatan, dan/atau reduksi biaya. (The World Bank Group, 2003).
Tiga kategori utama yang diidentifikasi: e-governance, e-service, dan e-knowledge. E-governance berkenaan dengan link ke masyarakat, stakeholders, dan badan perwakilan yang berpartisipasi dalam governance komunitas. E-service melibatkan pengamanan dan penyediaan layanan-layanan pemerintahan dengan cara elektronik. E-knowledge berarti menggunakan teknologi komunikasi untuk memperoleh pengetahuan (Improvement & Development Agency, 2002).
Upload 1
Keberhasilan e-government Shanghai:
– Shanghai telah membangun koneksi di antara portal web site resmi (www.shanghai.gov.cn ) dan 47 municipal bureaus, 19 pemerintahan kabupaten dan propinsi, dan 140 web site seperti people’ Congress, CPPCC, public groups dan lain-lain (Gu, 2003).
– Di akhir tahun 2003, terdapat lebih dari 1.421 juta kali orang mengunjungi website itu (Shanghai Municipal Informatization Commission, 2004).
Sumber: Youwen Chen, Rong Yan. 2007. E-Government in Shanghai. Idea Group. Hlm. 537
Upload 2
– Desain basis layanan pemerintah telah berubah menurut permintaan masyarakat daripada hanya memperhatikan pekerjaan bagiann administrasi. Contoh, Social Security Card (SSC) memungkinkan masyarakat menikmati layanan publik yang sesuai (Shanghai Labor and Social Security Bureau, 2003), SSC, IC Card, merupakan kunci untuk mengoperasikan lebih dari 20 layanan publik untuk masyarakat, seperti perawatan medis, jamin bagi pengangguran, dan lainnya. Sebuah sistem informasi, basis SSC, mengintegrasikan sejumlah layanan social dengan informasi publik.
– Cara layanan online telah mendorong urusan pemerintahan berubah dari hanya one section ke joint sections (Shanghai Municipal Informatization Commision, 2004).
– Prosedur-prosedur formulir yang di-download dan registrasi online telah berubah dari transmisi satu arah menjadi interaksi bilateral (dua arah) dengan Internet multi-alternatif (He, 2004)
Upload 3

SITUASI TERBARU E-GOVERNMENT SHANGHAI
Kekuatan E-Government di Shanghai
Di Shanghai, beberapa indeks (seperti kuantitas telepon reguler, telepon seluler, perputakaan, GDP perkapita, dll.) jauh lebih baik daripada kota-kota lainnya di China. Tabel 1 mendaftar beberapa indeks antara Shanghai dan Beijing. Hasilnya, kelengkapan infrastruktur Shanghai relatif telah menempatkan fondasi-fondasi yang baik untuk pembangunan informatisasi Shanghai. Ini salah satu prasyarat Shanghai berada dalam leading position di antara kota-kota domestik.
Tabel 1. Beberapa indikator: Shanghai vs. Beijing
Indeks Shanghai Beijing
GDP (milyar yuan)
Per GDP (yuan/orang)
Populasi (10 ribu)
Panjang kabel fiber optik jarak jauh (km)
Panjang microwave line jarak jauh (km)
Kapasitas pertukaran switching telepon mobile (10 ribu pintu)
Kapasitas pertukaran switching otomatis jarak jauh (road-head)
Rate pertukaran (kira-kira tahun 2006): 1 CNY (Chinese Yuan)=0.12 USD = 0.10 EUR
Level Integrasi Relatif Tinggi dan Mendekati Indeks Informatisasi di antara Distrik atau Country di Shanghai
Memang benar, lebih mudah menyempurnakan infrastruktur informasi di area yang lebih kecil (kota) daripada area yang lebih besar (propinsi). Di Shanghai, terdapat sekitar 19 distrik dan country. Terkait dengan keberadaan geografis yang terpencil, mereka saling mempengaruhi dan indeks ekonominya berdekatan. Dalam kasus apapun, memiliki kekuatan tindakan social dan ekonomi yang terintegrasi dan hebat merupakan faktor-faktor kunci yang membuat level informatisasi semua distrik atau country di Shanghai berada dalam rank tinggi.
Sayap Kembar Terbang Bersama-Sama: Informatisasi untuk Masyarakat dan Pemerintah
Informatisasi untuk masyarakat dan pemerintah seperti sayap kembar informatisasi Shanghai. Tujuan Shanghai e-government adalah untuk meresapkan informatisasi ke dalam industri-industri tradisional dan mekanisme operasional. Ia seperti “membasahi segala sesuatu di bumi dengan perlahan-lahan dan diam-diam.” Pemerintahan di semua level dikendalikan oleh informatisasi, akan menyegar kekuatan yang lebih dahsyat dan menjalankan manajemen serta layanan urusan pemerintahan dengan efisiensi tinggi.
Kelemahan Shanghai E-Government
Rintangan Sistem dan Mekanisme Administrasi Pemerintahan Tradisional
Sebagian besar sistem dan mekanisme administrasi kotamadya Shanghai dibangun dan dibentuk dalam periode tahun-tahun ekonomi yang terencana. Walaupun situasi itu telah berubah dengan perkembangan ekonomi pasar, beberapa masalah yang sangat besar masih ada. Contoh: beberapa departemen administrasi tidak sesuai, fungsi-fungsinya bersebarangan dan overlap, prosedur-prosedur administratif kurang rasional dan penanganan urusan publik kurang transparan dan sebagainya. Semua masalah ini akan menjadi rintangan informatisasi pemerintahan.
Kelemahan Integrasi Sistem Informasi di Tiap Bagian Administrasi Pemerintah
Untuk membuat program-program integrative yang baik dan memformulasikan standar-standar yang terpadu merupakan pengalaman-pengalaman umum dalam mengembangkan pemerintahan di negara-negara asing. Walaupun Shanghai sudah membuat beberapa regulasi praktis, tetap saja belum sempurna. Apakah ia tidak diperbaiki, koordinasi antara pemerintah dan bagian administrassi akan sangat sulit dan boros.
Masalah bagaimana merenovasi sumber daya yang ada secara efektif menurut program-program dan standar-standar yang terpadu sudah menjadi link kunci pengembangan informatisasi pemerintahan dan e-government.
Penelitian Dasar E-Government Ini Lemah dan Tanpa Fondasi Teoritis yang Kuat
Dalam pembangunan e-government, orang berpikir tinggi tentang “konstruksi” dan “teknologi” tapi mengabaikan “penelitian” dan “manajemen.”
Mengutamakan Talenta dalam Urusan Pemerintahan itu Jarang
Walaupun terdapat hampir 90.000 pegawai negeri sipil di Shanghai, yang familiar dengan proses menyeluruh tentang urusan publik sedikit, dan yang dapat membantu membangun e-government lebih sedikit lagi.
Tantangan-Tantangan untuk Pegawai Pemerintahan
Mengembangkan e-government berarti bahwa model administratif harus diubah dari tradisional menjadi sistem informasi dan jaringan. Ini membutuhkan kualitas yang lebih tinggi untuk keseluruhan pegawai pemerintahan. Sekarang, para pegawai pemerintahan Shanghai memiliki kekurangan dalam pengetahuan informatif dan tidak mengenal tool-tool informative. Walaupun para pegawai pemerintahan telah menawarkan kursus-kursus dalam keteterampilan komputer dasar, kebutuhan informatisasi pemerintahan masih ditemukan. Tambahan pula, ia menetapkan syarat yang lebih tinggi untuk menjalankan kekuatan administrasi tradisional dan melakukan supervise dalam sistem ekonomi pasar berdasarkan hukum-hukum dan regulasi-regulasi tersebut. Banyak pegawai pemerintahan akan menjumpai ancaman atas ideologinya yang kadaluarsa.
Trend Masa Depan Shanghai E-Government
Menurut perkembangan e-government dan fakta Shanghai, secara khusus diuraikan pada 11th Five-Year Plan” Shanghai, trend masa depan Shanghai e-government sebagai berikut:
1. Membangun e-government platform yang aman dan dapat dipercaya dengan fungsi yang sempurna, standar terpadu untuk semua departemen pemerintah, distrik, dan kabupaten di Shanghai. Urusan pemerintahan mereka dapat dijalankan dan informasi dapat dipertukarkan pada jaringan yang saling terkoneksi. Dengan demikian, efisiensi pekerjaan akan menjadi tinggi dan biaya administratif dapat direduksi.
2. Digitalisasi, otomatisasi, dan informatisasi dijalankan untuk file, bisnis resmi, dan administrasi lembaga pemerintahan pada semua level di Shanghai. Semua file, pertemuan, supervisi, dan pertanyaaninformasi publik dapat diatasi pada jaringan. Lebih dari 80% urusan publik dapat dijalankan pada jaringan.
3. Men-supply layanan publik sentralistik dengan “one stop,” “one procedure,” dan “one window.” Me-release berita online tentang urusan pemerintahan dengan segera. Masyarakat dapat memperoleh informasi dan layanan pemerintahan dengan baik sekali dengan berbagai jenis pusat pelayanan seperti Web site, telepon, IC Card, dan sebagainya serta mengawasi urusan-urusan pemerintahan.
4. Membuat pengembangan yang jelas pada pembangunan sumber daya informasi dasa dan strategis seperti data populasi, legal persons, fitur geografis, dan kondisi-kondisi makro ekonomi.
5. Memajukan platform sertifikat digital e-government terpadu dan sistem backup untuk menghadapi bencana. Sistem keamana informasi ini harus di-set-up dalam persesuaian dengan perkembangan informatisasi.
6. Rencana di semua level memunculkan kesadaran mereka atas informatisasi dan kemampuan untuk menggunakan teknologi informasi. Para pegawai pemerintahan harus berpartisipasi dalam pelatihan informatisasi dan lebih dari 90% dari mereka harus melewati ujiannya.

KESIMPULAN
Berdasarkan tiga aspek berikut, Shanghai diperkuat untuk merespon peningkatan permintaan terhadap layanan publik melalui e-government: (1) mempercepat transformasi tanggung jawab pemerintah; (2) memperbaiki e-government menurut kebutuhan transformasi tanggung jawab pemerintah—menyediakan layanan publik secara online untuk membuat layanan pemerintahan lebih mudah diakses dan lebih efisien; (3) warga Shanghai sangat familiar dengan TI dan konsep informatisasi—hampir 5 juta pengguna Internet, 1,3 juta pelanggan broadband keluarga, dan 60% angka penetrasi PC rumahan, yang memungkinkan untuk mengekspansi layanan-layan publik dalam e-government framework. E-government di Shanghai memiliki banyak kemajuan dalam portal Web site resmi, fungsi berorientasi pada masyarakat, layanan online interaktif dan yang lainnya. Walaupun Shanghai memiliki banyak kemajuan dalam pengembangan e-government, terdapat banyak kelemahan juga, sebagai contoh, sistem administrasi pemerintah, atau mekanisme, kelemahan sistem informasi yang terintegrasi, penelitian dasar dan talenta yang langka. Pada tahun yang akan datang, Shanghai akan meningkatkan familiaritas masyarakat terhadap konsep informatisasi dan kemampuan menggunakan teknologi informasi, dan membangun mekanisme yang efektif untuk mengundang komentar-komentar masyarakat pada e-government.
REFERENSI
Lihat artikel aslinya

ISTILAH-ISTILAH KUNCI
Sistem Administrasi di Shanghai: Shanghai mengatur 18 distrik dan satu kabupaten. Di area urban, sistem administrasi Shanghai adalah dua level pemerintahan, tiga level manajemen, empat level jaringan.” “Dua level pemerintahan” berkaitan dengan pemerintahan kotamadya dan pemerintahan distrik. “Tiga level manajemen” berkaitan dengan pengecualian pemerintahan kotamadya dan pemerintahan distrik, kantor kecamatan (lembaga pemerintahan distrik) menunjang fungsi manajemen publik pemerintahan juga. “Empat level jaringan” berarti di samping tiga level organisasi manajemen yang sudah disebutkan di atas, organisasi otonomi unit dasar (residents committee atau villagers’ committee) berperan dalam penghubungan antara masyarakat dan pemerintah dalam urusan publik, sehingga terbentuk jaringan empat level dalam manajemen kota: pemerintahan kotamadya, pemerintahan daerah, kantor kecamatan, dan organisasi otonomi di level dasar. Di pinggiran kota, sistem administrasinya adalah “tiga level pemerintahan, tiga level manajemen, empat level jaringan,” hanya karena pemerintahan kota kecil merupakan level pemerintahan legal.
E-Government: Sebagaimana pemerintahan tradisional, inti e-government adalah membuat eksistensi bentuk pemerintahan yang menjalankan perubahan besar, melalui penggunaan teknologi informasi, teknologi jaringan, dan teknologi komunikasi di antara pemerintahan tradisional, untuk membentuk satu platform pemerintahan yang dikombinasikan oleh realitas dan kebaikan jaringan bersama-sama. Dengan demikian, e-government merupakan pemerintahan jaringan elektronik.
Five-Year-Plan: “perencanaan lima tahun” adalah jenis kebijakan petunjuk pemerintahan China untuk pengembangan sosio-ekonomi nasional. “Berawal dari” Perencanaan Lima Tahun yang dikeluarkan dan diimplementasikan pada tahun 1953, dan rentang waktu “perencanaan lima tahun” mulai dari 1953 sampai 1957. Karena beberapa alasan, ada pemangkasan tiga tahun antara “perencanaan lima tahun kedua” (1958-1962) dengan “perencanaan lima tahun ketiga” (1966-1970). Beranalogi secara sekuensial, rentang waktu perencanaan lima tahun kesepuluh” berawal dari 2011 sampai 2005. Rentang waktu Perencanaan Lima Tahun kesebelas” yang sedang direncanakan sekarang berawal dari 2006 sampai 2010.
Informasionisasi: Informatisasi adalah rangkaian transisi. Menunjukkan bahwa perkembangan teknologi informasi (TI) modern akan mengarahkan umat manusia menuju masyarakat informasi yang intensif yang sangat tergantung pada industri informasi dari masyarakat industri yang sangat tergantung pada industri tradisional.
Sistem Informasi Terintegrasi: Untuk urusan publik di satu level pemerintahan atau lembaga, mengusulkan sistem informasi yang terintegrasi. Untuk mencegah departemen pemerintahan bergeser ke informasi yang keluarkan kelompok ketika merealisasikan informasionisasi.
Layanan Interaktif: Melalui e-government, masyarakat, perusahaan dapat menjalankan komunikasi dengan pemerintahan daam jaringan itu, dan pemerintah dapat menjawab masyarakat, perusahaan melalui cara elektronik dalam persesuaian dengan permintaan juga. Dapat dikatakan, pemerintah dan masyarakat atau perusahaan dapat menyelesaikan interaksi bilateral dalam jaringan itu, bahkan dapat menyelesaikan seluruh rangkaian urusan publik tertentu.
Portal Web Site Resmi: Sistem aplikasi urusan publik yang komprehensif dan trans-departemental. Dalam fondasi konstruksi informasionisasi setiap departemen pemerintah, masyarakat, perusahaan dan anggota staf pemerintah semua dapat memasukkan aplikasi urusan departemen pemerintah, konten dan informasi organisasi dengan nyaman melalui portal Web site resmi, memperoleh layanan individual, memungkinkan orang yang tepat memperoleh layanan yang tepat dalam waktu yangtepat juga.

“Terjemahan ini belum selengkap artikel aslinya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s