Bab 5 Memodelkan Kebutuhan Sistem

Bab 5 Memodelkan Kebutuhan Sistem

Diterjemahkan oleh: Komarudin Tasdik

https://komarudintasdik.wordpress.com

Slide 1: Judul

Slide 2: Tujuan Pembelajaran

v   Menjelaskan beberapa alasan untuk membuat model-model sistem informasi

v   Mendeskripsikan tiga jenis model dan daftar beberapa model spesifik yang digunakan untuk analisis dan desain

v   Menjelaskan bagaimana events bisa digunakan untuk mendefinisikan aktivitas dan use cases

v   Mengidentifikasi dan menganalisis events yang berhubungan dengan repon-respon sistem

 

Slide 3: Tujuan Pembelajaran (lanjutan)

v   Menjelaskan bagaimana konsep “thing” dalam domain masalah juga menentukan kebutuhan-kebutuhan

v   Menjelaskan persamaan dan perbedaan antara entitas dan objek data

v   Mengidentifikasi dan menganalisis entitas-entitas data dan domain classes yang dibutuhkan dalam sistem

v   Membaca, menginterpretasi, dan membuat entity-relationship diagram

v   Membaca, menginterpretasikan, dan membuat class diagram

 

Slide 4: Gambaran Umum

v   Mendokumentasikan kebutuhan fungsional dengan membuat model-model

v   Model-model dibuat selama aktivitas fase analisis—Menetapkan kebutuhan system

v   Dua konsep membantu mengidentifikasi kebutuhan fungsional dalam pendekatan tradisional dan pendekatan berorientasi objek

  • Events yang mentrigger use cases
  • Things dalam domain kerja pengguna

v

Slide 5: Model dan Pemodelan

v   Analis mendeskripsikan kebutuhan siste informasi menggunakan kumpulan model

v   Sistem yang kompleks membutuhkan lebih dari satu tipe model

v   Model merepresentasikan suatu aspek dari sistem yang sedang dibangun

v   Proses pembuatan model membantu analis mengklarifikasi dan memperhalus desain

v   Model membantu komunikasi dengan para pengguna system

 

Slide 6: Alasan Pemodelan

v   Belajar dari proses pemodelan

v   Mereduksi kompleksitas dengan abstraksi

v   Mengingat semua hal detail

v   Berkomunikasi dengan anggota tim pengembang

v   Berkomunikasi dengan banyak pengguna dan stakeholder

v   Mendokumentasikan apa yang sudah dilakukan untuk pemeliharaan dan peningkatan di masa yang akan datang

 

Slide 7: Jenis Model

v   Jenis model yang berbeda digunakan dalam perkembangan sistem informasi

  • Matematis—formula yang mendeskripsikan aspek teknik dari sistem
  • Deskriptif—memo naratif, laporan, atau daftar yang mendeskripsikan aspek-aspek sistem
  • Grafis—representasi diagram dan skematis dari suatu aspek system

 

Slide 8: Beberapa Model Deskriptif

Deskripsi naratif dari kebutuhan pemrosesan dinyatakan secara lisan oleh representasi RMO phone-order:

“Ketika langganan menelepon, saya bertanya dulu apakah mereka sudah memesan via telpun kepada kami sebelumnya, dan saya mencoba meminta mereka untuk memberitahukan nomor ID pelanggan yang mereka bisa temukan pada mailing label dalam catalog. Atau jika mereka menerka-nerka nomor pelanggannya, saya harus melihatnya berdasarkan nama dan melakukan proses eliminasi, melihat semua Smiths di Dayton, sebagai contoh, hingga saya menemukan nama yang benar. Kemudian, saya bertanya catalog apa yang mereka lihat, yang kadang-kadang out-of-date. Jika kasus ini terjadi, maka saya menjelaskan bahwa banyak produk masih ditawarkan, tapi harganya berbeda. Secara alami, mereka menunjuk suatu nomor halaman, yang mana tidak membantuku karena katalognya berbeda, tapi saya meminta mereka untuk memberitahuku tentang ID yang ada…

Daftar input untuk sistem pendukung pelanggan RMO

 

Item inquiry

New order

Order change request

Order status inquiry

Order fulfillment notice

Back-order notice

Order return notice

Catalog request

Customer account update notice

Promotion package detail

Customer charge adjustment

Catalog update details

Special promotion details

New catalog details

 

Slide 9: Gambaran Umum Model yang Digunakan dalam Analisis dan Desain

v   Aktivitas fase analisis disebut “define system requirements”

  • Model logis
  • Menyediakan detail tanpa memperhatikan teknologi yang spesifik

v   Fase desain

  • Model fisik
  • Menyediakan detil teknis
  • Extend logical models
  • Memperluas model logis

 

Slide 10: Model yang Dibuat dengan Aktivitas Analisis

Lihat slide aslinya

 

Slide 11: Model yang Digunakan dalam Desain

Lihat slide aslinya

 

Slide 12: Events, Activities, and Use Cases

v   Use Case

  • Aktivitas yang dilakukan sistem dalam merespon permintaan pengguna
  • “case” di mana sistem digunakan oleh actor

v   Teknik-teknik untuk mengidentifikasi use cases

  • Mengidentifikasi tujuan pengguna

Ø      Tiap tujuan pada level elementary business process (EBP) merupakan sebuah use case

Ø      EBP—tugas yang dikerjakan oleh satu pengguna, dalam satu tempat untuk merespon event bisnis, yang menambah nilai bisnis yang terukur, dan meninggalkan sistem dan data dalam keadaan yang konsisten

  • Teknik dekomposisi event
  • Teknik analisis CRUD (membuat, membaca, memperbaharui, menghapus)

 

Slide 13: Mengidentifikasi Use Cases Berdasarkan Tujuan Pengguna

v   Pengguna/Actor

  • Order clerk

Tujuan Pengguna

Ø     Melihat ketersediaan produk

Ø     Membuat order baru

Ø     Memperbaharui pesanan

  • Shipping clerk

Tujuan Pengguna

Ø     Mencatat pemenuhan pesanan

Ø     Mencatan pesanan yang dikembalikan

  • Merchandising manager

Tujuan Pengguna

Ø     Membuat promosi special

Ø     Membuat laporan aktivitas katalog

 

Slide 14: Dekomposisi Event

v   Event bisnis memacu elementary business processes (EBPs)

v   EBPs berada pada level yang tepat dari analisis untuk use cases

v   Mengidentifikasi event bisnis untuk mendekomposisi ke dalam activities/use cases

v   Dekompisi event, jadi, digunakan oleh

  • Pendekatan tradisional untuk mengidentifikasi activities
  • Pendekatan OO untuk mengidentifikasi use cases

 

Slide 15: Jenis-Jenis Events

v   Eksternal

  • Sistem Luar
  • Diinisiasi oleh agen eksternal atau actor

v   Temporal

  • Terjadi sebagai hasil pencapaian suatu titik pada waktunya
  • Berdasarkan batas waktu sistem

v   State

  • Sesuatu di dalam sistem mendukung kebutuhan pemrosesan

 

Slide 16: Events Mempengarui Sistem Pemrosesan Charge Account Mengarah ke Use Cases

Lihat slide aslinya

 

Slide 17: Daftar Nama Event Eksternal

Event eksternal mencari hal berikut:

v   Agen eksternal menginginkan sesuatu yang dihasilkan dalam suatu transaksi

v   Agen eksternal menginginkan suatu informasi

v   Data diubah dan harus diupdate

v   Manajemen menginginkan suatu informasi

 

Slide 18: Daftar Nama Event Temporal

Event temporal mencari:

v   Output internal yang dibutuhkan

  • Laporan manajemen (ringkasan atau eksepsi)
  • Laporan operasional (transaksi rinci)
  • Rekening dan dokumen internal (mencakup daftar gaji)

v   Output eksternal yang dibutuhkan

  • Statement, laporan status, rekening, tanda mata

 

Slide 19: Mengidentifikasi Events

v   Bisa sulit menentukan

v   Sering bingun dengan kondisi dan respon

v   Mungkin berguna untuk mengikuti transaction’s life cycle

v   Events tertentu ditinggalkan menuju fase desain

  • Kontrol sistem untuk memproteksi integritas sistem
  • Asumsi teknologi yang sempurna menangguhkan events

 

Slide 20: Urutan Tindakan yang Mengarah ke hanya pada Satu Event yang Mempengaruhi Sistem

v   Pelanggan berpikir untuk mendapatkan kemeja baru

v   Pelanggan pergi ke mall menggunakan mobil

v   Pelanggan mencoba satu kemeja di Sears

v   Pelanggan pergi ke Wal-Mart

v   Pelanggan mencoba satu kemeja di Wal-Mart

v   Pelanggan membeli sebuah kemeja (event yang secara langsung mempengaruhi sistem)

 

Slide 21: Urutan “Transaksi” untuk Satu Pelanggan Khusus yang Dihasilkan dalam Banyak Event

v   Pelanggan meminta catalog

v   Pelanggan ingin mengecek keberadaan produk

v   Pelangga membuat pesanan

v   Pelanggan mengubah atau membatalkan pesanan

v   Pelanggan ingin mengecek status pesanan

v   Pelanggan ingin memperbaharui informasi account

v   Pelanggan mengembalikan produk

 

Slide 22: Event  Ditunda hingga Fase Desain

v   Pengguna ingin masuk ke sistem

v   Pengguna ingin mengubah password

v   Pengguna ingin mengubah setting preferensi

v   Crash sistem membutuhkan recovery basis data

v   Waktu untuk memback-up basis data

v   Waktu untuk meminta pengguna mengubah password

 

Jangan terlalu mengkhawatirkan ini hingga fase desain

 

Slide 23: Event dalam Kasus RMO

v   Events eksternal yang penting melibatkan para pelanggan

  • Pelanggan mengecek keberadaan produk, pelanggan membuat pesanan, pelanggan mengubah atau membatalkan pesanan

v   Event eksternal lainnya melibatkan departemen- departemen

  • Pengiriman untuk memenuhi pesanan, marketing mengirim promosi kepada pelanggan, merchandising memperbaharui katalog

v   Event temporal mencakup laporan periodik

  • Waktu untuk membuat laporan ringkas pemesanan, waktu untuk membuat laporan ringkas pemenuhan pesanan

 

Slide 24: Informasi tentang Tiap Event pada Event Table: Katalog Informasi tentang Use Case Masing-Masing

Lihat slide aslinya

 

Slide 25: RMO Event Table

Lihat slide aslinya

 

Slide 26: “Thing” dalam Domain Masalah

v   Menentukan kebutuhan sistem dengan memahami informasi sistem yang harus disimpan

v   Menyimpan informasi tentang things dalam domain masalah yang orang-orang hubungkan ketika mereka melakukan pekerjaannya

v   Analis mengidentifikasi jenis-jenis things ini dengan mempertimbangkan tiap use case dalam event table

  • Things apa yang sistem harus ketahui tentang dan informasi apa yang harus disimpan?

 

Slide 27: Jenis-jenis Things

Lihat slide aslinya

 

Slide 28: Prosedur untuk Mengembangkan Daftar Tings awal

v   Langkah 1: Menggunakan event table dan informasi tentang tiap use case, mengidentifkas semua nouns

v   Langkah 2: Menggunakan informasi lain dari sistem yang ada, prosedur terbaru, dan laporan atau formulir terbaru, menambah produk atau kategori informasi yang dibutuhkan

v   Langkah 3: Memperhalus daftar dan mencatat asumsi atau isu-isu untuk menjelajah

  • Lihat Figure 5-18 sebagai contoh RMO

 

Slide 29: Karakteristik Things

v   Hubungan

o       Secara alami terjadi asosiasi antara things khusus

o       Terjadi dalam dua arah

o       Jumlah asosiasi adalah kardinalitas atau multiplicity

Ø      Binary, unary, ternary, n-ary

v   Atribut

  • Satu penggalan informasi khusus tentang thing

 

Slide 30: Hubungan Alami Terjadi di antara Things

Lihat slidenya

 

Slide 31: Cardinality/Multiplicity Hubungan

v   Mr. Jones belum membuat pesanan, tapi ada kemungkinan membuatnya terlambat: Cardinality/Multiplicity adalah nol atau lebih—hubungan pilihan

v   Pesanan khusus dibuat oleh Mr. Smith. Tidak ada pesanan tanpa keterangan siapa pelanggannya: Cardinality/Multiplicity adalah satu dan hanya satu—hubungan mandatory

v   Isi pesanan pada produk yang paling sedikit, tapi bisa memuat beberapa produk: Cardinality/Multiplicity adalah satu atau lebih—hubungan mandatory

 

Slide 32: Atribut dan Value

Lihat slide aslinya

 

Slide 33: Entitas Data

v   Sistem thing harus menyimpan data tentang pendekatan IS tradisional

v   Dimodelkan dengan entity-relationship diagram (ERD)

v   Model kebutuhan digunakan untuk membuat model desain basis data untuk basis data relasional

 

Slide 34: Objek

v   Objek melakukan pekerjaan dalam sistem dan menyimpan informasi dalam pendekatan berorientasi objek

v   Objek memiliki behavior dan atribut

  • Class – tipe thing
  • Object – tiap thing khusus
  • Methods – behaviors objek dari class

v   Objek memuat value untuk atribut dan metode untuk beroperasi dalam atribut-atribut itu

v   Objek di enkapsulasi—self-contained unit

 

Slide 35: Entitas Data Dibandingkan dengan Objek

Lihat slide aslinya

 

Slide 36: The Entity-Relationship Diagram (ERD)

Lihat slide aslinya

 

Slide 37: Cardinality Symbols of Relationships for ERD

Lihat slide aslinya

 

Slide 38: Expanded ERD with Attributes Shown

Lihat slide aslinya

 

Slide 39: Customers, Orders, and Order Items

Lihat slide aslinya

 

Slide 40: ERD with Many-to-Many Relationship

Lihat slide aslinya

 

Slide 41: Many-to-Many Relationship Converted to Associative Entity to Store Grade Attribute

Lihat slide aslinya

 

Slide 42: RMO Customer Support System ERD

Lihat slide aslinya

Slide 43: The Class Diagram

v   Unified Modeling Language (UML) diagram

v   Domain model class diagram

  • Memodelkan things dalam domain kerja pengguna
  • Digunakan untuk menentukan kebutuhan OO (sangat mirip dengan entitas dalam ERD)

v   Mendesain class diagram

  • Memodelkan software classes
  • Menambah metode sebagai behaviors
  • Digunakan dalam design activity

 

Slide 44: UML Class Symbol

v   Customer => Nama class

v   Name          =>Atribut: Semua objek dalam class yang memiliki nilai untuk

Address                  masing-masing

phone

v   AddNew() => Metode: semua objek class yang menggetahui bagaimana

Delete()                  menjalankan operasi

Change()

ConnectToAcoount()

 

Slide 45: Simple Domain Model Class Diagram

Customer Order OrderItem

custNumber                             ordered                                               itemId

name                1 places 0..*    orderDate        1 consists of 1..*          quantity

billAddress                              amount                                                price

homePhone

officePhone

 

v   Tidak ada metode yang ditampikan dalam domain model

  • Domain classes itu bukan software classes

v   Sangat mirip dengan ERD pada Figure 5-25

  • UML and domain model dapat digunakan pada tempat ERD dalam pendekatan tradisional

 

Slide 46: Multiplicity of Associations

Lihat slide aslinya

 

Slide 47: University Course Enrollment Domain Model Class Diagram

Lihat slide aslinya

 

Slide 48: Refined Model with Association Class and Grade Attribute

Lihat slide aslinya

 

Slide 49: Konsep Class yang lebih Kompleks

v   Hirarki generalisasi/spesialisasi

  • Superclasses umum ke sub kelas yang dikhususkan
  • Inheritance membolehkan sub kelas untuk berbagi karakteristik super kelasnya

v   Whole-part hierarchies (object dan bagiannya)

  • Agregasi—bagan-bagian yang bisa ada secara terpisah
  • Komposisi—bagian-bagian yang tidak bisa ada secara terpisah

Ø      Tangan  memiliki jari dan ibu jari

 

Slide 50: A Generalization/Specialization Class Hierarchy for Motor Vehicles

Lihat slide aslinya

 

Slide 51: A Generalization/Specialization Class Hierarchy for RMO Orders

Lihat slide aslinya

 

Slide 52: Whole-Part Aggregation Relationships

Lihat slide aslinya

Slide 53: RMO Domain Model Class Diagram

Lihat slide aslinya

 

Slide 54: Design Class Diagram Notation: Software Classes with Methods

Lihat slide aslinya

 

Slide 55: Course Enrollment Design Class Diagram with Association Class

Lihat slide aslinya

 

Slide 56: Expanded Course Enrollment Design Class Diagram

Lihat slide aslinya

 

Slidee 57: Where You Are Headed

Lihat slide aslinya

 

Slide 58: Rangkuman

v   Fase analisis—menentukan kebutuhan sistem

v   Model dibuat untuk proses pembelajaran lebih lanjut, mereduksi kompleksitas, berkomunikasi dengan anggota tim, dan mendokumentasikan kebutuhan-kebutuhan

v   Banyak jenis model yang digunakan

  • Matematis, deskriptif, grafis

v   Langkah kunci awal dalam pemodelan adalah mengidentifikasi dan membuat list

  • Events yang membutuhkan use case dalam sistem
  • Pengguna things berhubungan dengan lingkungan kerja

 

Slide 59: Rangkuman (lanjutan)

v   Use cases (activities) diidentifikasi dari tujuan-tujuan pengguna dan business event yang memicu proses bisns dasar

v   Businesss event itu mengesankan, dapat dideskripsikan, dan terjadi pada waktu dan tempat yang khusus

  • External events, temporal events, and state events

v   Event table mencatat event, trigger, source, use case, respond an tujuan

  • Katalog informasi tentang masing-masing use case

 

Slide 60: Ringkasan (lanjutan)

v    “Things” apapun yang pengguna hubungkan dan sistem ingat, seperti pelanggan membuat pesanan

v   Pendekatan tradisional menggunakan entity-relationship diagrams (ERD) untuk entitas data, atribut entitas data, dan relasi antar entitas

v   Pendekatan berorientasi objek menggunakan UML class diagrams untuk kelas, atribut, metode kelas, dan asosiasi antar kelas

v   Domain model class diagram (aktivitas kebutuhan)

v   Design class diagram (aktivitas desain)

 

***

Original Title: Systems Analysis and Design in a Changing World, Fourth Edition

Chapter 5 Modeling System Requirements

Source: Materi Mata Kuliah S2 Ilmu Komputer Institut Pertanian Bogor (IPB) 2010/2011

One response to “Bab 5 Memodelkan Kebutuhan Sistem

  1. Pingback: Archive for Satzinger -riandragon89

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s