ILMU

ILMU

الْعِلْمُ هُوَ فِى الصُدُوْر لَيْسَ فِى السُطُوْرِ

Science is in the heart, not in the writing.

Maksudnya: Belum dinamakan ilmu, selama masih ada di dalam tulisan, tetapi yang dinamakan ilmu itu pengetahuan yang sudah ada di dalam hati. Ini tidak melupakan peranan penting buku sebagai gudang ilmu, karena tanpa buku manusia tidak akan memiliki akses luas terhadap pengetahuan yang akan digalinya. Setelah memiliki banyak buku, tidak perlu merasa puas terlebih dahulu, karena boleh jadi buku itu dilahap api ketika kebakaran. Andaikan buku itu aman di rak/perpustakaan, kemudian bisa ditransfer ke otak, proses ini baru agak aman. Tapi itu belum benar-benar aman, karena otak bisa baik bisa jahat dalam mengimplementasikan ilmu, sehingga harus secepat mungkin ditransfer ke hati, agar mata hati dapat memantau terhadap ilmu itu, baik dalam konsepnya maupun implementasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s