Pengelolaan Pendidikan

PENGELOLAAN PENDIDIKAN

(Rangkuman dari buku Pengelolaan Pendidikan: Tinjauan Umum dan Konsep Islami karya M. Sobry Sutikno)

Tugas Mandiri

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas

Mata Kuliah: Pengelolaan Pendidikan

Oleh:

Komarudin Tasdik

AKTA IV / GELOMBANG I

BIDANG KEPENDIDIKAN DAN PROFESI KEGURUAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)

UNIVERSITAS BALE BANDUNG (UNIBBA)

2010

Pokok Bahasan Mata Kuliah Pengelolaan Pendidikan:

1.      Dasar filosofis dan konsep manajemen pendidikan

2.      Masalah-masalah strategis pembangunan pendidikan nasional

3.      Organisasi pendidikan

4.      Manajemen sekolah kontemporer

5.      Kepemimpinan pendidikan

6.      Sistem Informasi Manajemen

7.      Ujian Tengah Semester

8.      Manajemen pelaksanaan kurikulum

9.      Manajemen peserta didik

10.  Manajemen sarana dan prasarana pendidikan

11.  Manajemen tenaga kependidikan

12.  Manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat/kerjasama lembaga

13.  Supervisi pendidikan

14.  Pengawasan pendidikan

15.  Ujian Akhir Semester


Rangkuman:

Konsep Dasar manajemen pendidikan

Pengelolaan pendidikan menurut Sukirman (1998) adalah penataan, pengaturan dan kegiatan-kegiatan lain sejenisnya yang berkenaan dengan lembaga pendidikan beserta segala komponennya, dan dalam kaitannya dengan pranata dan lembaga lain.

Pengelolaan pendidikan dapat juga diartikan sebagai serangkaian kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, memotivasi, mengendalikan, dan mengembangkan segala upaya di dalam mengatur dan mendayagunakan sumber manusia, sarana dan prasarana untuk mencapai tujuan pendidikan. Sementara fungsi pengelolaan pendidikan, yakni: fungsi perencanaan, pengorganisasian, pemotivasian, dan pengawasan.

Masalah-masalah strategis pembangunan pendidikan nasional

Berdasarkan buku Pengantar Pendidikan karya Prof. Dr. Umar Tirtarahardja dan Drs. S. L. La Sulo dijelaskan bahwa pada dasarnya ada dua masalah pokok yang dihadapi oleh dunia pendidikan di tanah air kita dewasa, yaitu:

a.       Bagaimana semua warga negara dapat menikmati kesempatan pendidikan.

b.      Bagaimana pendidikan dapat membekali peserta didik dengan keterampilan kerja yang mantap untuk dapat terjun ke dalam kancah kehidupan bermasyarakat.

Jenis-jenis permasalahan pokok pendidikan meliputi: masalah pemerataan pendidikan, mutu pendidikan, efisiensi pendidikan, dan relevansi pendidikan. Sementara pembaruan yang terjadi pada pendidikan meliputi landasan yuridis, kurikulum dan perangkat penunjangnya, struktur pendidikan, dan tenaga kependidikan.

Organisasi pendidikan

Pengorganisasian merupakan aktivitas menyusun dan membentuk hubungan-hubungan kerja antara orang-orang sehingga terwujud suatu kesatuan usaha dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkannya. Dalam hal inilah terletak bagaimana kecakapan kepala sekolah mengorganisasi guru-guru dan pegawai yang lainnya dalam menjalankan tugasnya sehari-hari sehingga tercipta adanya kerjasama yang harmonis dan lancar.

Dilihat dari wewenang, tanggung jawab, serta hubungan kerja dalam organisasi, dapat dikemukakan adanya empat tipe atau bentuk organisasi, yaitu: organisasi garis, organisasi garis dan staf, organisasi panitia, organisasi fungsional.

Manajemen sekolah kontemporer

Arcaro (2005) menjelaskan ada lima pilar yang perlu dipahami sebelum mengembangkan sekolah bermutu total, yaitu: fokus pada kostumer, keterlibatan total, pengukuran, komitmen, dan perbaikan berkelanjutan. Indikasi pendidikan bermutu dapat dilihat dari hasil pendidikan dengan menghasilkan lulusan yang: (1) menguasai keterampilan dasar, (2) berfikir secara rasional dan mandiri,         (3) menguasai pengetahuan umum dalam berbagai bidang, (4) memiliki keterampilan yang cukup untuk memperoleh pekerjaan, (5) berperan serta secara aktif dalam masyarakat dan kebudayaan, (6) memiliki dan menghargai nilai-nilai luhur yang tumbuh dalam masyarakat dan dapat hidup di dalamnya.

Kepemimpinan pendidikan

Kepemimpinan pendidikan adalah kemampuan untuk mempengaruhi dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan pendidikan. Fungsi pemimpin adalah memudahkan pencapaian tujuan organisasi. Sementara tipe kepemimpinan pendidikan yaitu: tipe otokratik, paternalistik, kharismatik, laissez faire, militeristik, demokratik.

Ciri-ciri pemimpin pendidikan yang baik yaitu: (1) punya keinginan memimpin, (2) berpengetahuan luas tentang seluk beluk semua pekerjaan yang berada di bawahnya, (3) menguasai/memahami benar-benar rencana dan program yang telah digariskan yang akan dicapai oleh setiap lembaga atau bagian,           (4) berwibawa dan memiliki kecakapan praktis tentang teknik-teknik kepengawasan, (5) memiliki sifat-sifat jujur, tegas, konsekuen, ramah dan rendah hati, (6) berkamauan keras, (7) kreatif, (8) penuh inisiatif, (9) tekun dan proaktif dalam mengejar sasaran-sasaran mereka, (10) mempunyai rasa percaya diri yang tebal, (11) fleksibel dalam berstrategi, (12) bersedia menerima kritik, (13) berani memberikan pendapatnya berdasarkan akal sehat, (14) memberikan contoh dan tauladan, (15) mampu bekerjasama dengan orang-orang yang dipimpinnya.

Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Menurut buku Pengenalan Komputer karya Prof. Dr. Jogiyanto H. M., M.B.A., Akt. bahwa Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

SIM merupakan kumpulan dari sistem-sistem informasi. SIM tergantung dari besar-kecilnya organisasi dapat terdiri dari sistem-sistem informasi sebagai berikut: sistem informasi akuntansi, sistem informasi pemasaran, sistem informasi manajemen persediaan, sistem informasi personalia, sistem informasi distribusi, sistem informasi pembelian, sistem informasi kekayaan, sistem informasi analisis kredit, sistem informasi penelitian dan pengembangan, sistem informasi Teknik.

Manajemen pelaksanaan kurikulum

Prinsip dasar pengelolaan kurikulum adalah berusaha agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, dengan tolok ukur pencapaian tujuan oleh siswa dan mendorong guru untuk menyusun dan terus menerus menyempurnakan strategi pembelajarannya.

Kegiatan pengelolaan kurikulum berkaitan dengan dua hal, yaitu:

a.       berkaitan  dengan tugas guru, meliputi:

  • pembagian tugas membelajarkan.
  • pembagian tugas membina kegiatan ekstrakurikuler.

b.      berkaitan dengan proses pembelajaran, meliputi:

  • penyusunan jadwal pelajaran
  • penyusunan program pembelajaran
  • pengisian daftar kemajuan kelas
  • kegiatan mengelola kelas
  • penyelenggaraan evaluasi hasil belajar
  • laporan hasil belajar
  • kegiatan bimbingan dan penyuluhan.

Manajemen peserta didik

Pengelolaan kesiswaan (peserta didik) bertujuan untuk mengatur berbagai kegiatan dalam bidang kesiswaan agar kegiatan pembelajaran di sekolah dapat berjalan lancar, tertib dan teratur, serta mencapai tujuan pendidikan sekolah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, bidang pengelolaan kesiswaan sedikitnya memiliki empat tugas utama yang harus diperhatikan, yaitu penerimaan murid baru, pencatatan murid dalam buku induk, kegiatan kemajuan belajar, serta bimbingan dan pembinaan disiplin.

Manajemen sarana dan prasarana pendidikan

Pengelolaan sarana dan prasarana dapat diartikan kegiatan menata, mulai dari merencanakan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan dan penyaluran, pendayagunaan, pemeliharaan, penginventarisan dan penghapusan serta penataan lahan, bangunan, perlengkapan, dan perabot sekolah secara tepat guna dan tepat saran.

Pada garis besarnya pengelolaan sarana dan prasarana meliputi 5 hal, yakni: (1) penentuan kebutuhan; (2) proses pengadaan; (3) pemakaian;               (4) pencatatan; dan (5) pertanggungjawaban.

Manajemen tenaga kependidikan

Pengeloaan sumber daya manusia/personel (tenaga kependidikan) adalah segenap proses penataan yang bersangkut paut dengan masalah memperoleh dan menggunakan tenaga kerja secara efisien untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Keseluruhan sumber daya manusia/personel sekolah adalah: kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha dan penjaga sekolah.

Manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat/kerjasama lembaga

Hubungan sekolah dengan masyarakat (humas) di lingkungan organisasi pendidikan merupakan rangkaian kegiatan organisasi untuk mencapai hubungan yang harmonis dengan masyarakat atau pihak-pihak tertentu di luar organisasi tersebut agar mendapatkan dukungan terhadap efisiensi dan keefektifan pelaksanaan kerja.

Adapun tugas pokok humas suatu organisasi, termasuk organisasi pendidikan meliputi:

1.      Memberikan informasi dan menyampaikan ide (gagasan) kepada masyarakat atau pihak-pihak lain yang membutuhkannya.

2.      Membantu pemimpin yang karena tugas-tugasnya tidak dapat langsung memberikan informasi kepada masyarakat atau pihak-pihak yang memerlukannya.

3.      Membantu pemimpin mempersiapkan bahan-bahan tentang permasalahan dan informasi yang akan disampaikan atau yang menarik perhatian masyarakat pada saat tertentu.

4.      Membantu pemimpin dalam mengembangkan rencana dan kegiatan-kegiatan lanjutan yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat sebagai akibat dari komunikasi timbal balik dengan pihak luar, yang ternyata menumbuhkan harapan untuk penyempurnaan kegiatan yang telah dilakukan oleh organisasi.

Afifuddin (2005) menjelaskan ada tiga pengelompokan hubungan sekolah dengan masyarakat, yaitu: hubungan edukatif, kultural, dan hubungan institusional.

Pengawasan pendidikan

Pengawasan adalah tindakan-tindakan yang berkaitan untuk memperbaiki kegiatan (Franklin G. Moove: 1964). Ada tiga bentuk pengawasan, yaitu:           (1) pengawasan atasan langsung, (2) pengawasan fungsional, (3) pengawasan melekat (Waskat).

Sebagai pengawas pendidikan, tugas kepala sekolah adalah: (1) Membantu guru untuk melihat lebih jelas tujuan pendidikan yang sebenarnya, dan peranan khusus sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan; (2) Membantu guru untuk melihat lebih jelas tentang kebutuhan dan persoalan civitas akademi, dan membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan tersebut; (3) Membantu guru mengembangkan kecakapan mengajar, (4) Membantu guru dalam melihat kesulitan belajar siswa serta merencanakan pelajaran yang efektif; (5) Membantu moral, dan mempersatukan guru dalam satu tim yang efektif, bekerja sama secara benar dan saling menghargai untuk mencapai tujuan bersama, dan (6) Membantu memberi peringatan kepada masyarakat mengenai program madrasah, agar mereka berusaha mengerti dan membantu keperluan dan kepentingan madrasah.

BACA JUGA

Pengantar Pendidikan, Strategi Belajar Mengajar,

Perencanaan Pembelajaran, Pengelolaan Pendidikan,

Kapitaselekta Pendidikan,

Evaluasi Pendidikan,

Perkembangan Peserta Didik, Profesi Kependidikan

BLOG UTAMA

Kumpulan Artikel Pendidikan

 

Download (doc)

About these ads

19 responses to “Pengelolaan Pendidikan

  1. I have recently started a web site, and the info you offer on this web site has helped me tremendously. Thanks for all of your time & work.

  2. Certainly I like your web site, but you have to check the spelling on quite a few of your posts. Several of them are rife with spelling problems and I find it very bothersome to inform you. However I’ll definitely come again again!

  3. Hello, I’d like to start by thanking you for sharing your story. Keep going! I had a couple of questions for you which came to me while I was viewing your webcast. The first is about your major, creative writing. I was wondering if it was difficult to write all of your ideas down when given an assignment. I am half decent at typing and I find that I cannot get all the ideas from my head onto the page. Does typing slowly hinder you from writing creatively? Do you feel like you forget things before you can get the ideas out? The other question revolves around the technology you use. Does your typing and speaking device access the internet, play games, allow you to work with other computers? Thanks for taking the time out of your busy schedule. Good luck this semester. Jeff

  4. Have you ever thought of putting a facebook or google plus button on your site?

  5. Attractive element of content. I just stumbled upon your weblog and in accession capital to claim that I get actually enjoyed account your weblog posts. Anyway I will be subscribing for your feeds and even I achievement you get entry to constantly rapidly.

  6. Pingback: nyc escorts

  7. Pingback: http://substratecalculator.info/isolate.htm

  8. Pingback: The Wonders of Kasper Suits for Women

  9. Pingback: http://hidheadlightconversion.com/hid-kits/

  10. Pingback: Red Bottom Shoes

  11. Pingback: Designer Kasper Suits Styles and Tips

  12. Pingback: Kasper Suits for your business agendas

  13. Pingback: Establishing Whether a Critical Shipping Kasper Suits Your Business

  14. Pingback: Good Alternatives for the Usual Kasper Suits

  15. Pingback: Kasper suits macy's department store

  16. Pingback: Best SWTOR Bot

  17. Thanks so much

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s