Bab 6 Pendekatan Tradisional untuk Kebutuhan Sistem

Bab 6 Pendekatan Tradisional untuk Kebutuhan Sistem

Diterjemahkan oleh: Komarudin Tasdik

http://komarudintasdik.wordpress.com

Slide 1: Judul

Slide 2: Tujuan Pembelajaran

v   Menjelaskan bagaimana pendekatan tradisional dan pendekatan berorientasi objek berbeda ketika memodelkan detil use case

v   Membuat daftar komponen sistem tradisional dan simbol-simbol yang merepresentasikannya pada data flow diagram

v   Mendeskripsikan bagaimana data flow diagram dapat menampilkan sistem pada berbagai level abstraksi

 

Slide 3: Tujuan Pembelajaran (lanjutan)

v   Mengembangkan data flow diagram, definisi elemen data, definisi data store, dan deskripsi proses

v   Membaca dan menginterpretasikan model-model Information Engineering yang dapat disatukan dalam analisis terstruktur tradisional

v   Mengembangkan tabel-tabel untuk menampilkan distribusi pemrosesan dan data access melintasi lokasi-lokasi sistem.

 

Slide 4: Gambaran Umum

v   Sistem apa yang berjalan dan event apa yang terjadi—aktivitas-aktivitas dan interaksi-interaksi (use case)

v   Pendekatan terstruktur tradisional untuk merepresentasikan beberapa aktivitas dan interaksi

v   Diagram dan model lainnya dari pendekatan tradisional

v   Contoh RMO customer support system menampilkan bagaimana tiap model terelasi

v   Bagaimana pendekatan dan model tradisional dan IE dapat digunakan bersama-sama untuk mendeskripsikan system

 

Slide 5: Pendekatan Tradisional dengan Pendekatan berorientasi Objek

Pendekatan Tradisional:

v   Sistem merupakan koleksi proses

v   Proses berinteraksi dengan entitas data

v   Proses menerima input dan menghasilkan output

 

Pendekatan Berorientasi Objek:

v   Sistem adalah koleksi objek yang berinterkasi

v   Objek berinteraksi denga orang dan masing-masing objek

v   Objek mengirim dan merespon pesan

 

Slide 6: Pendekatan Tradisional dalam Bab ini

Lihat slide aslinya

 

Slide 7: Data Flow Diagrams (DFDs)

v   Model sistem grafis yang menampilkan semua kebutuhan utama untuk sebuah IS dalam satu diagram

  • Inputs/outputs
  • Processes
  • Data storage

v   Mudah dibaca dan dipahami dengan pelatihan minimal

 

Slide 8: Data Flow Diagram Symbols

 

 

Untuk gambar simbol lihat slide aslinya

v   Proses: instruksi langkah demi langkah yang diikuti yang mentransformasikan input ke dalam output (komputer atau orang atau keduanya mengerjakan suatu tugas)

v   Data Flow: Data yang mengalir dari tempat ke tempat, seperti input atau output untuk suatu proses

v   External agent: sumber atau tujuan data di luar system

v   Data Store: data at rest, disimpan untuk penggunaan selanjutnya. Biasanya sesuai dengan entitas data pada entity-relationship diagram

v   Real-Time link: komunikasi sebelum dan sesudahnya antar agen eksternal dan proses sebagai proses yang sedang mengeksekusi (contohnya verifikasi kartu kredit)

 

Slide 9: DFD Fragment Showing Use Case Look up item availability from the RMO

Lihat slide aslinya

 

Slide 10: DFD Integrates Event Table and ERD

Lihat slide aslinya

 

Slide 11: DFD dan Level Abstraksi

v   Data flow diagrams (DFDs) didekomposisi ke dalam diagram tambahan untuk menyajikan berbagai level detil

v   Diagram level lebih tinggi menyediakan pandangan umum tentang sistem

v   Diagram level lebih rendah menyajikan pandangan detil tentang sistem

v   Membedakan pandangan yang disebut level abstraksi

 

Slide 12: Layers of DFD Abstraction for Course Registration System

Lihat slide aslinya

 

 

Slide 13: Context Diagrams

v   DFD yang meringkas semua aktivitas pemrosesan untuk sistem atau subsistem

v   Pandangan level yang sangat tinggi (sangat abstrak) tentang sistem

v   Menampilkan batasan-batasan sistem

v   Skup sistem yang direpresentasikan oleh proses tunggal, agen eksternal dan semua data yang mengalir ke dalam dan ke luar system

 

Slide 14: DFD Fragments

v   Dibuat untuk masing-masing use case dalam event table

v   Merepresentasikan respon sistem terhadap satu event di dalam simbol proses tunggal

v   Self-contained models

v   Fokus perhatian pada bagian tunggal sistem

v   Hanya menampilkan data stores yang dibutuhkan dalam use case

Slide 15: Three Separate DFD Fragments for Course Registration System

Lihat slide aslinya

 

Slide 16: Event-Partitioned System Model

v   DFD untuk memodelkan kebutuhan sistem yang menggunakan proses tunggal untuk masing-masing use case/activity dalam sistem atau subsistem

v   Mengkombinasikan semua DFD fragment bersama-sama untuk menampilkan dekomposisi context-level diagram

v   Kadang-kadang disebut “diagram 0”

v   Digunakan terutama sebagai tool presentasi

v   Didekomposisi ke dalam DFD fragments yang lebih detil

 

Slide 17: Combining DFD Fragments to Create Event- Partitioned System Model

Lihat slide aslinya

 

Slide 18: Context Diagram for RMO Customer Support System

Lihat slide aslinya

Slide 19: RMO Subsystems and Use Cases/Activities from Event Table

Subsistem entri pesanan

Melihat keberadaan produk

Membuat order baru

Mengupdate pesanan

Membuat laporan ringkas pesanan

Membuat laporan ringkas transaksi

 

Subsistem pemenuhan pesanan

Melihat status pesanan

Mencatat pemenuhan pesanan

Mencatat pesanan yang kembali

Membuat pengembalian pesanan

Membuat laporan ringkas pemenuhan pesanan

Subsistem pemeliharaan pelanggan

Menyediakan informasi katalog

Memproduksi laporan aktivitas pelanggan yang prospektif

Mengupdate account pelanggan

Mendistribusikan paket promosi

Membuat penyesuaian harga pelanggan

Membuat laporan penyesuaian pelanggan

 

Subsistem pemeliharaan katalog

Mengupdate katalog

Membuat promosi produk special

Membuat katalof baru

Membuat laporang aktivitas katalog

 

Slide 20: Context Diagram for RMO Order-Entry Subsystem

Lihat slide aslinya

Slide 21: Five Separate DFD Fragments for RMO Order-Entry Subsystem

Lihat slide aslinya

 

Slide 22: Dekomposisi DFD Fragments

v   Banyak sekali DFD fragment yang dapat dideskripsikan lebih jauh menggunakan bahasa Inggris terstruktur

v   Kadang-kadang DFD fragments harus dibuat diagram yang lebih detil

v   Didekomposisi ke dalam subproses dalam DFD detil

v   Skema penomoran DFD

  • Dekomposisi hirarkis

Ø      DFD Fragment 2 didekomposisi ke dalam Diagram 2

Ø      Diagram 2 memiliki proses 2.1, 2.2, 2.3, 2.4

 

Slide 23: Detailed DFD for Create new order DFD Fragment

Lihat slide aslinya

 

Slide 24: DFD Fisik dan Logis

v   Model logis

  • Mengasumsikan implementasi dalam teknologi sempurna
  • Jangan menceritakan bagaimana sistem diimplementasikan

v   Model fisik

  • Mendeskripsikan asumsi-asumsi tentang implementasi teknologi
  • Dikembangkan dalam langkah analisis terakhir atau dalam desain awal

 

Slide 25: Physical DFD for Scheduling Courses

Lihat slide aslinya

 

Slide 26: Mengevaluasi Kualitas DFD

v   Dapat dibaca

v   Konsisten dan seimbang secara internal

v   Dengan akurat merepresentasikan kebutuhan sistem

v   Mereduksi informasi overload-rule 7+/- 2

  • DFD tunggal tidak harus memiliki lebih dari 7 +/-2 proses
  • Tidak lebih dari 7+/- 2 aliran data yang harus masuk atau meninggalkan proses atau data store dalam DFD tunggal

v   Meminimalisir jumlah interface yang dibutuhkan

 

Slide 27: Permasalahan Konsistensi Aliran Data

v   Perbedaan dalam konten aliran data di antara proses dan dekomposisi prosesnya

v   Data outflows tanpa inflows yang sesuai

v   Data inflows tanpa outflows yang sesuai

v   Hasil-hasil dalam DFD yang tidak sesuai

 

Slide 28: Aturan Konsistensi

v   Semua data yang mengalir ke dalam sebuah proses haru

  • Mengalir keluar proses, atau
  • Digunakan untuk menghasilkan data yang mengalir keluar proses

v   Semua data yang mengalir keluar proses harus

  • Telah mengalir ke dalam proses, atau
  • Telah dihasilkan dari data yang telah mengalir ke dalam proses

 

Slide 29: Unnecessary Data Input: Black Hole

Lihat slide aslinya

 

Slide 30: Process with Impossible Data Output: A Miracle

Lihat slide aslinya

 

Slide 31: Process with Unnecessary Data Input

Lihat slide aslinya

 

Slide 32: Process with Impossible Data Output

Lihat slide aslinya

 

Slide 33: Dokumentasi Komponen DFD

v   Proses-proses level sangat rendah harus dideskripsikan secara detil

v   Konten aliran data harus dideskripsikan

v   Data stores harus dideskripsikan dalam istilah elemen-elemen data

v   Tiap elemen data harus dideskripsikan

v   Berbagai pilihan untuk keberadaan definisi proses

 

Slide 34: Bahasa Inggris yang Terstruktur

v   Metode spesifikasi proses penulisan

v   Mengkombinasikan teknik-teknik pemrograman terstruktur dengan bahasa Inggris naratif

v   Well-suited untuk proses-proses sequensial panjang atau logika kontrol sederhana (loop tunggal atau if-then-else)

v   Ill-suited untuk logika keputusan kompleks atau sedikit (atau tidak ada) langkah-langkah pemrosesan sekuensial

 

Slide 35: Contoh Bahasa Inggris Terstruktur

Lihat slide aslinya

 

Slide 36: Process 2.1 and Structured English Process Description

Lihat slide aslinya

 

Slide 37: Tabel Keputusan dan Pohon Keputusan

v   Dapat meringkas logika keputusan kompleks lebih baik daripada bahasa Inggris terstruktur

v   Logika incorporate ke dalam struktur tabel atau pohon untuk membuat deskripsi lebi dapat dibaca

Lihat bentuk tabelnya di slide asli

 

Slide 38: Decision Tree for Calculating Shipping Charges

Lihat slide aslinya

 

Slide 39: Definisi Aliran Data

v   Deksripsi tekstual tentang konten aliran data dan struktur internal

v   Hamper sama dengan atribut entitas data yang termasuk dalam ERD plus nilai komputasi

v   Algebraic notion describes data elements on data flow plus data structure

v   Notasi aljabar mendeskripsikn elemen-elemen data pada aliran data plus struktur data

New-Order = Customer-Name + Customer-Address + Credit-Card-Information + {Item-Number + Quantity}

 

Slide 40: Data Flow Definition for RMO Products and Items Control Break Report

Lihat slide aslinya

 

Slide 41: Definisi Elemen Data

v   Deskripsi tipe data

  • String, integer, floating point, Boolean
  • Kadang-kadang deskripsi tertulis yang sangat spesifik

v   Panjang elemen

v   Nilai-nilai maksimum dan minimum

v   Kamus data—tempat penyimpanan untuk definisi aliran data, data store dan elemen data

 

Slide 42: Data Element Definition Examples

Lihat slide aslinya

 

 

Slide 43: Components of a Traditional Analysis Model

Lihat slide aslinya

 

Slide 44: Model Information Engineering

v   Fokus pada perencanaan strategis, aplikasi perusahaan, dan kebutuhan data dari sistem baru

v   Berbagi fitur dengan metodologi pengembangan sistem terstruktur

v   Dikembangkan oleh James Martin di awal 1980

v   Digagas agar lebih teliti dan lengkap daripada pendekatan terstruktur

 

Slide 45: Information Engineering System Development Life Cycle Phases

Lihat slide aslinya

 

Slide 46: Dekomposisi Proses dan Model Dependensi

v   Model proses IE menampilkan tiga jenis informasi

  • Dekomposisi proses-proses ke dalam proses-proses lain
  • Relasi dependensi antar proses
  • Logika pemrosesan internal

v   Diagram dekomposisi proses—merepresentasikan relasi hirarkis antar proses pada level abstraksi yang berbeda

v   Model dependensi proses—mendeskripsikan ordering proses dan interaksi dengan entitas yang disimpan

 

Slide 47: Process Decomposition Diagram for RMO

Lihat slide aslinya

 

Slide 48: Process Dependency Diagram

Lihat slide aslinya

 

Slide 49: Lokasi dan Komunikasi melalui Jaringan

v   Informasi logis digunakan selama analisis

  • Jumlah lokasi pengguna
  • Pemrosesan dan kebutuhan data access pada berbagai lokasi
  • Volume dan timing pemrosesan dan permintaan data access

v   Harus membuat keputusan desain inisial seperti

  • Distribusi sistem kmputer, perangkat lunak aplikasi, komponen basis data, kapasitas jaringan

 

Slide 50: Mengumpulkan Informasi Lokasi

v   Mengidentifikasi lokasi di mana pekerjaan dikerjakan

v   Menggambar diagram lokasi

v   Mendaftar fungsi-fungsi yang dilakukan para pengguna di tiap lokasi

v   Membangun matrols lokasi aktivitas

  • Baris adalah aktivitas sistem dari event table
  • Kolom adalah lokasi fisik

v   Membangun matrik data aktivitas (CRUD)

  • Membuat, membaca, mengupdate dan menghapus CRUD

 

Slide 51: RMO Activity-Location Matrix

Lihat slide aslinya

 

Slide 52: RMO Activity-Data Matrix (CRUD)

Lihat slide aslinya

 

Slide 53: Ringkasan

v   Data flow diagrams (DFDs) digunakan dalam mengkombinasikan event table dan entity-relationship diagram (ERD) untuk memodelkan kebutuhan sistem

v   Sistem model DFD sebagai rangkaian proses, aliran data, agen eksternal, dan data store

v   DFD mudah dibaca—secara grafis merepresentasikan fitur kunci sistem yang menggunakan kumpulan kecil simbol

v   Beberapa jenis DFD— context diagrams, DFD fragments, subsystem DFDs, event-partitioned DFDs, dan detailed process DFDs

 

Slide 54: Ringkasan (lanjutan)

v   Tiap proses, aliran data, dan data store membutuhkan definisi detil

v   Analis mungkin menentukan proses-proses sebagai spesifikasi proses bahasa Inggris terstruktur, tabel keputusan, pohon keputusan, atau DFD proses detil

v   DFD dekomposisi proses detil digunakan ketika kompleksitas proses internal itu besar

v   Aliran data ditentukan dengan elemen data komponen dan struktur internalnya (notasi aljabar)

 

Slide 55: Ringkasan (lanjutan)

v   Model dari IE mungken mensuplemen DFD

  • Diagram dekomposisi proses (bagaimana proses pada berbagai level DFD direlasikan)
  • Diagram dependensi proses (menegaskan interaksi dengan stored entities)
  • Location diagram (where system is used)
  • Diagram lokasi (di mana sistem digunakan)
  • Matrik lokasi aktivitas (proses mana yang diimplementasikan pada lokasi yang mana)
  • Matrik data aktivitas (atau CRUD) (di mana data digunakan)

***

Original Title: Systems Analysis and Design in a Changing World, Fourth Edition

Chapter 6 The Traditional Approach to Requirements

Source: Materi Mata Kuliah S2 Ilmu Komputer Institut Pertanian Bogor (IPB) 2010/2011

About these ads

One response to “Bab 6 Pendekatan Tradisional untuk Kebutuhan Sistem

  1. Pingback: Archive for Satzinger -riandragon89

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s