Daftar Link Sistem Informasi


Daftar Link Sistem Informasi

1. Delapan Aturan Emas: Shortcut

2. Delapan Aturan Emas: Kontrol Internal

3. Delapan Aturan Emas: Feedback Interaktif

4. Delapan Aturan Emas: Penanganan Error

5. Delapan Aturan Emas: Dialog Penyelesaian

 

Nantikan update link selanjutnya, insyaAllah!

Daftar Link Pendidikan


Daftar Link Pendidikan

1. Standar Kompetensi Guru

2. Ilmu itu untuk Orang Miskin

3. Saatnya Guru Mencerdaskan Siswa Bodoh

4. Guruku Muhammad

5. Gambaran Umum Standar Kompetensi Guru

6. Kompetensi Pedagogik Guru

 

Nantikan update link selanjutnya, insyaAllah!

Daftar Link Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)


Daftar Link Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Untuk SMP/MTs dan SMA/MA

Microsoft Access 2007

1. Membuat Tabel

2. Membuat Form

 

Microsoft Excel 2007

1. Membuat Tabel Sederhana

2. Format Cell (Edit waktu, tanggal, uang, dll)

 

Nantikan update link selanjutnya, insyaAllah!

Delapan Aturan Emas


Delapan Aturan Emas

Ben Shneiderman, peneliti dalam bidang Interaksi Manusia dan Komputer (IMK/HCI), mengusulkan delapan prinsip-prinsip dasar yang dapat diterapkan dalam sistem-sistem yang sangat interaktif. Walaupun itu merupakan petunjuk umum bukan aturan spesifik, beliau menamainya “Golden rules” untuk menunjukkan bahwa itu semua merupakan kunci untuk usability.

Delapan aturan emas (The eight golden rules) itu digunakan untuk mendesain interface interaktif. Itemnya adalah

  1. Konsistensi
  2. Menggunakan shortcut
  3. Feedback informatif
  4. Dialog penyelesaian
  5. Penanganan error sederhana
  6. Mudah digunakan
  7. Kontrol internal
  8. Reduksi load memori jangka pendek

Sumber:

Satzinger JW, Jackson RB, Burd SD. 2007. System Analysis and Design in Changing a World, Fourth Edition. Canada: Thomson. ISBN: 1-4188-3766-0.

Link Terkait

Kumpulan Artikel Sistem Informasi (Komputer)

WEBSITE USABILITY


Analitik Usability: Empat faktor kunci yang diukur dalam pengujian website usability mencakup: learnability, effectiveness, efficiency and satisfaction. Ia bukan merupakan alternatif sempurna untuk metodologi-metodologi pengujian one-to-one usability tradisional, tapi sangat ekonomis dan cepat ketika kami telah memiliki data analitik web dalam bentuk contoh laporan, Google Analytics Data. Selanjutnya

Usability


Usability adalah sebagai suatu pengalaman pengguna dalam berinteraksi dengan aplikasi atau situs web sampai pengguna dapat mengoperasikannya dengan mudah dan cepat. Web site harus memenuhi lima syarat untuk mencapai tingkat usability yang ideal, antara lain: Mudah untuk dipelajari, Efisien dalam penggunaan, Mudah untuk diingat, Tingkat Kesalahan rendah, Kepuasan Pengguna. Selengkapnya gunakan keyword/kata kunci “usability” di blog Klik di SINI

Pengertian ekonomi mikro dan makro


Pengertian ekonomi mikro dan makro

a. Ekonomi mikro: cabang dari ilmu ekonomi yang secara khusus membahas perilaku individu dan perusahaan yang dihadapkan pada keterbatasan sumber daya.

b. Ekonomi makro: bidang ilmu yang mempelajari keseluruhan ekonomi dalam bentuk jumlah barang dan jasa yang diproduksi, total pendapatan yang dihasilkan, tingkat pengangguran, serta sifat-sifat umum harga barang. Selengkapnya

Pendapatan Nasional


Pendapatan Nasional

 

Kategori: Resume Ekonomi

 

Pengertian dan penghitungan pendapatan nasional dalat ditinjau daru tiga pendekatan:

 

a. Produk Domestik Bruto. Pendapatan nasional: barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu. Gross Domestic Product (PDB): nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang diproduksikan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara tersebut dan asing.

 

b. Produk Nasional Bruto. Pendapatan nasional: jumlah pengeluaran secara nasional untuk membeli barang dan jasa dalam suatu periode, biasanya satu tahun. PNB: nilai barang dan jasa yang dihitung hanyalah barang dan jasa yang diproduksikan oleh faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh warga negara dari negara yang pendapatan nasionalnya dihitung.

 

c. Pendekatan Pendapatan Nasional. Pendapatan nasional: jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi (rumah tangga) yang digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa dalam satu tahun tertentu. Selanjutnya

MATRIK E-GOVERNMENT PBB


MATRIK E-GOVERNMENT PBB

Oleh: Komarudin Tasdik

Terdapat lima tahapan perkembangan e-government menurut PBB, yaitu tahap pertama (emerging), sebuah negara menjadi pemain e-government dengan menetapkan website sederhana yang dimiliki oleh lembaga pemerintah individu untuk posting informasi pemerintahan dan kontak. Tahap kedua (enhanced), kemunculan website pemerintah meluas hingga mencakup lebih banyak website dan fitur-fitur seperti link ke lembaga lain, fitur-fitur untuk pencarian dan alamat-alamat e-mail. Tahap ketiga (interactive), banyak fitur yang dimasukkan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Tahap keempat (transactional) memerlukan fitur-fitur yang lebih komprehensif dan aman untuk berbagai transaksi online, mencakup digital signature dan password. Tahap kelima (networked or fully integrated), e-government diarahkan menuju integrasi lengkap sumber daya Web pemerintah, untuk akses instan ke (atau pengiriman dari) semua layanan departemen secara irrespektif (Kaaya 2007). Selanjutnya

MATRIK E-GOVERNMENT INDONESIA


MATRIK E-GOVERNMENT INDONESIA

Oleh: Komarudin Tasdik

 

Pengembangan e-government di Indonesia dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu: Tahap 1: Persiapan, meliputi pembuatan situs informasi di setiap lembaga; penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM); penyiapan sarana akses yang mudah misalnya menyediakan sarana Multipurpose Community Center, Warung Internet (Warnet), Small and Medium-sized Enterprises (SME) Center, dan lain-lain.; sosialisasi situs informasi baik untuk internal maupun untuk publik. Tahap 2: Pematangan, meliputi pembuatan situs informasi publik interaktif; pembuatan antar muka keterhubungan dengan lembaga lain. Tahap 3: Pemantapan, meliputi pembuatan situs transaksi pelayanan publik; pembuatan interoperabilitas aplikasi maupun data dengan lembaga lain. Tahap 4: Pemanfaatan, meliputi pembuatan aplikasi untuk pelayanan yang bersifat Government to Government (G2G), Government to Business (G2B) dan Government to Consumer (G2C) yang terintegrasi (KBPP 2003). Selanjutnya